2013 in review

11 01 2014

The WordPress.com stats helper monkeys prepared a 2013 annual report for this blog.

Here’s an excerpt:

The concert hall at the Sydney Opera House holds 2,700 people. This blog was viewed about 23,000 times in 2013. If it were a concert at Sydney Opera House, it would take about 9 sold-out performances for that many people to see it.

Click here to see the complete report.





Tips merakit sepeda MTB dibawah 3,5 juta rupiah

11 02 2013

Mempunyai dana tak terbatas tentu gampang memilih sepeda MTB yang tersedia di pasaran, namun tidak halnya dengan yang mempunyai dana terbatas tetapi ingin memulai bersepeda MTB, kita memerlukan usaha ekstra agar sepeda idaman dan relatif cukup mumpuni dapat diajak ber MTB ria.

Sebenarnya dengan dana 4,5 – 5,5 juta sudah tersedia full bike dengan brand luar negeri dipasaran, namun dengan spesifikasi minimal atau tipe terendah. Itupun harus menunggu diskon. Groupset yang didapat juga masih 7-8 speed campuran Shimano Acera, Altus dan non series. Brakeset yang didapat juga masih sistem mekanik. Sebenarnya dengan dana 3,5 juta (diluar biaya rakit & asesoris) kita sudah bisa merakit sepeda dengan spesifikasi lebih tinggi, dengan groupset Alivio 3×9 speed dengan brakeset hidroliknya. Tentu dengan frame hardtail lokal yang menurut saya sudah cukup bagus dari sisi kekuatan dan model. Untuk yang mempunyai dana terbatas perbedaan 1-2 juta tentu akan terasa signifikan. dana tambahan diperlukan untuk membeli helm, jersey, celana padding dll.

Berikut saya jabarkan parts merakit sepeda MTB dibawah 3,5 juta dengan merk dan harganya (semoga tidak berubah). Semua dalam kondisi baru dan menurut saya sudah cukup mumpuni. Harga saya peroleh dari toko-toko sepeda dan browsing internet, semoga bermanfaat:

Frame United Dominate 011  Rp       700,000
Groupset Shimano Alivio 2012 – 3×9 speed  Rp    1,350,000
Crank set + BB octalink
FD
RD
Sproket
Chain
Shifter
Brakeset Hydrolik
Rotor
Hub/Freehub FH-RM66  Rp       220,000
Rims Araya TX-633 sepasang  Rp       180,000
Spokes Stainless Steel 1 set  Rp         50,000
Tires United Oshaka 26×2.10 2×70000  Rp       140,000
Tubes United 2×17500  Rp         35,000
Fork SR Suntour XCT 100mm  Rp       300,000
Headset Token 020AC  Rp         75,000
Spacer  Rp         30,000
Stem Nukehead/Zoom  Rp         70,000
Handlebar Polygon/United/Zoom  Rp         75,000
Grip Velo  Rp         25,000
Seat Velo United  Rp         75,000
Seatpost Uno + seatclamp  Rp       125,000
Seatclamp
Pedal Wellgo/United non bearing  Rp         45,000
 Total  Rp    3,495,000




Training Tips

21 04 2012

Training tips dari sepedaku.com:

Take it slowly. If you’re not in tip-top shape, it’s important to build up your ability over time — don’t go out and ride all day if you’re not used to riding long distances. You’ll only invite injury and exhaustion.

Be consistent. Even if you’re starting with very short rides, it’s important to do them on a regular basis, several days a week. If you can’t get out to ride, try indoor spinning classes, a great simulation of cycling.

Rest. don’t overdo it — giving your body sufficient time to rest is as important as building strength and endurance.

Vary your rides. You’ll be better off if you’ve trained to tackle both distance and hills. Alternate between shorter rides with more hill climbing and longer rides on flatter terrain, and some that combine both hills and distance.

Pace. The good news — it does not matter! Go at your own pace and don’t worry about anyone else’s speed.

Cross Train. Anything that works on building your strength and/or aerobic endurance is going to help. Run, walk, swim, take an aerobics class, lift weights, do yoga.

Do your time on the bike. Cross training is great, but don’t short-change yourself on time in the saddle. You have some long days ahead of you, and it’s important to get used to sitting on your bike seat for hours at a time.

Eat. Everyone is different, but You’ll probably find that You’ll need to take in a lot more calories during long rides. Stop and snack frequently while riding to make sure that your body gets a consistent supply of fuel. And don’t forget to eat before you ride. Many say what you eat now will be what your body uses in 1.5 – 2 hours from when you eat. Food is just as important as liquids to your body, even when the weather gets hot, so don’t neglect this important element of your training. Your training period is a great time to reassess your eating habits and learn nutritious ways of keeping yourself going.

Good snacks include ClifBars, pretzels, bagels, fruit (fresh and dried), nuts, and trail mix. Items that are complex carbohydrates will provide for a sustained energy source. Some people will graze all day long while they ride to keep a consistent intake of calories and carbohydrates. For instance, they may eat half of their sandwich for lunch a hold the other half for the next rest stop. Experiment, talk to your Cycle Buddy and your fellow Participants to see what will work the best for you.

Drink. Water, sports drink, water, sports drink, water, sports drink, and more water. Even if you don’t feel like you’re sweating, you’re always losing fluids while riding, and if you don’t replace them you risk dehydration, which can lead to very serious problems. It is important to alternate servings of water with servings of electrolyte replacement drink during strenuous exercise. Again, experiment with which electrolyte replacement drink works best for you. Some people prefer the drinks watered down from full strength, some like mixing the powdered versions with water.

If you are not urinating much while you ride, you are not taking in enough liquids. And remember, drink not for what you need immediately but what your body needs in reserve. You might consider purchasing a “Camelbak” or similar hydration system, which allows you to drink without having to reach down for your water bottle, making it more likely that You’ll drink more often. Your water bottles can then be filled for your reserve supply.

Warm up. Let your muscles and the rest of your body get warmed up as you start your ride. This could be easy spinning on your bike, walking, etc.

Stretch. Before, during, and after each ride. If you keep your muscles warmed-up and flexible, you’re much less likely to feel sore the next day.

Proper Equipment. Get your bike properly fitted — this can be done at any good bike shop. Improper bike fit is one of the leading causes of injury among cyclists, and it’s an easy thing to fix. You also might want to invest in some proper cycling gear — padded shorts, bike shoes with stiff sole, jerseys that wick away perspiration. it’s not essential, but can help with a more comfortable, efficient ride.

Hang in there. it’s likely that You’ll get distracted, or tired, or frustrated. You’ll probably experience all three, maybe all at the same time. It will pass – really. Remember that this happens to everyone at some point, and re-commit to your training program by reminding yourself why you’re doing this. And again, call your Cycle Buddy or one of your cycling friends.





Negara asal brand/merk sepeda

2 11 2011

Berikut negara asal brand/merk sepeda. Meskipun brand USA atau Eropa tetapi konon ±90% sepeda di dunia ini diproduksi di Taiwan.

USA:

GT, Jamis, KHS, Marin, Trek, Kona, Santa Cruz, Specialized, VooDoo, Mongoose, Cannondale, Transition, Yeti

UK :

Cube, Raleigh

Italy :

Lapierre, Bianchi

Canada :

Cervelo, Devinci

Swiss :

Scott, BMC

Germany :

Ghost, Rose

Taiwan:

Giant, Merida, Element

Indonesia :

Polygon, United Bike, Wim Cycle, Thrill & Adrenaline Agent





Tips cara jatuh yang benar

20 06 2011

Tips ini saya ambil dari postingan om alwin di sepedaku.com. Thx om…Berikut tipsnya:

Cara jatuh yang benar… ?? Om dan tante sekalian, tanpa bermaksud mendoakan, kita tetap perlu mempersiapkan diri saat jatuh. Berikut beberapa tips dari saya saat kehilangan keseimbangan dan mau jatuh:

1. Saat jatuh selalu lompatlah dari sepeda dan buang sepeda jauh dari badan. Saya selalu siap menerima sepeda yang om buang. (Lho?) Asal kira2 ya… kalo di sebelah kiri ada jurang, yaaa jangan lompat ke sana…. Tujuannya supaya frame sepeda tidak melukai atau mematahkan tulang kita saat impact dengan tanah dan lebih besar kemungkinan kita bisa berdiri pada saat jatuh.

2. Jangan mempertahankan sepeda… secara refleks badan akan mempertahankan tetap berada di atas sepeda, seperti kalo mau jatuh nyungsep, refleks akan tambah kencang ngerem depan… (pasti sekali2 pernah ngerasa kaya gini kan).. segera lawan refleks dan rileks.. lepas semua remnya dan langsung lompat dari sepeda… dalam kondisi seperti ini, biasanya lebih besar kemungkinan kita akan bisa berdiri di trek, saat sepeda sudah jatuh berguling2 ke depan… (kecuali kalo lebih sayang sepedanya, ya boleh deh dipeluk tuh sepeda sambil jatuh…)

3. Saat jatuh sambil terbang, biasanya karena sepeda berhenti mendadak (masuk selokan, pindah jalur, nabrak batu, dll), badan akan refleks mengulurkan tangan untuk menahan benturan. Sepersekian detik anda sedang jadi superman itu gunakanlah sebaik2nya… Lihat dimana kira2 anda akan mendarat (rumput, batu, tanah, pohon, semak2, dll) Tujuannya supaya badan siap menerima impact. Tubuh anda akan bereaksi berbeda secara refleks jika anda melihat landasan pendaratan anda berupa rumput hijau dan indah dibanding dengan jalanan berbatu-batu tajam dan semak belukar… Tapi awas!! Jangan terlena dengan keindahan area pendaratan anda, segera lindungi muka dan kepala anda dengan segera menunduk sesaat setelah anda melihat landasan anda.. Jika anda membawa tas punggung, baliklah badan agar tas anda yang duluan menghantam tanah… Kalau dibaca, seperti terlalu banyak hal yang harus dilakukan saat anda sedang terbang kan? Tetapi percayalah, kalau anda betul2 mengingat hal yang harus dilakukan di atas, tubuh anda akan otomatis bereaksi seperti itu dalam waktu hanya sepersekian detik…. Saya pernah refleks tiger leap lalu koprol (terakhir kali saya koprol itu pas jaman sekolah, lebih dari sepuluh tahun lalu, itupun di atas matras.. bukan di aspal) di tengah perempatan jalan disaksikan para pengendara mobil yang sedang ngantri lampu merah, karena roda depan masuk selokan… crank saya bengkok, rd juga rada bengkok, grip saya terkelupas.. tapi saya cuma lecet di kelingking kaki.. dan langsung gowes lagi untuk pulang… Percayalah, reflek tubuh anda itu sangat hebat jika dilatih…

4. Tips keempat adalah: Jangan Jatuh! Tips yang bodoh? Tidak juga… Biasakan anda untuk melihat jauh ke depan trek hingga 5-10 meter ke depan, jangan terlalu konsentrasi kepada trek yang ada di depan roda anda, tetapi selalu perhatikan juga trek apa yang akan anda hadapi di depan sana… Kebanyakan dari kita terlalu berkonsentrasi pada jarak dekat, dan akhirnya kaget dan jatuh saat tiba2 bertemu rintangan yang tidak bisa dilewati… Coba kalau sudah dilihat dari jauh…. Dan sesuaikan kemampuan… Kalo anda percaya diri pasti bisa, lakukanlah… kalo anda bimbang dan takut, ya jangan mau dipanas2i teman… tuntun saja…

5. Tips terakhir: Biasakan dalam kelompok gowes anda, ada yang membawa P3K. Saya sendiri selalu membawa P3K khususnya saat gowes jauh (RA, TW, Cianten, dll). Percayalah, kotak P3K anda akan terasa seperti dewa penolong saat ada yang jatuh di tengah hutan… Tidak perlu sampai membawa tongkat penyangga atau oksigen cadangan… cukup betadine, perban, peniti, plester, counterpain, dan PISAU LIPAT! Taruh di dalam kotak plastik, agar tidak berbalik menusuk anda, kalau anda yang jatuh!

6. Tambahan dari Om Kohaku: Selalu gunakan safety gear. Helm yang mumpuni adalah syarat utama. Jangan pernah gowes tanpa helm. Anda tidak akan terlihat jagoan lagi saat terkapar di tanah sambil kepala berlumuran darah, bukan? Saya pernah dapat komentar lucu dari toko sepeda saat sedang mencari pelindung tangan-kaki. Penjaganya bertanya, “Kapan jatuhnya pak?” Saya bilang, “Memang harus jatuh dulu, baru beli pelindung tangan?” dan saya dapat jawaban, “Oh.. soalnya biasanya yang nyari pelindung itu sudah pernah jatuh pak…” Pesan saya: Jangan menjadi orang seperti itu… Ada pepatah yang mengatakan pelajaran itu tidak hanya bisa diambil dari pengalaman diri sendiri tetapi juga pengalaman orang lain… So, investasi sedikit untuk pelindung, suatu saat anda akan berterima kasih untuk itu… Demikian tips dari saya, semoga berguna.. Safety first!





Tips cara gowes sepeda MTB hardtail

6 06 2011

Ini ada link teknik gowes MTB hardtail yang saya ambil dari web http://www.bikeradar.com

http://www.bikeradar.com/fitness/article/technique-just-ride-better-pt-3-27173

Semoga bermanfaat!

Happy gowes!





Cycles superhigways

1 06 2011

Andaikan kota-kota di Indonesia punya perhatian buat goweser seperti ini…